Cara Menentukan Hasil Penjumlahan Pecahan Secara Sederhana

Cara Menentukan Hasil Penjumlahan Pecahan Secara Sederhana

nesteruk.org – Menjumlahkan angka dalam bentuk pecahan tentu akan terasa rumit jika bilangan penyebutnya tidak sama. Belum lagi jika dihadapkan dengan soal atau pertanyaan yang mengandung pecahan campuran maupun pecahan tidak murni, bila tidak tahu teknik pengerjaannya ini akan sulit untuk diselesaikan.

Akan tetapi, tenanglah karena pada kesempatan ini kami akan jelaskan bagaimana cara menentukan hasil penjumlahan pecahan secara sederhana karena bila sudah menguasai teknik dasarnya maka saat menghadapi soal yang lebih rumit tentu tidak terlalu sulit untuk menyelesaikannya. Mari simak pembahasan selengkapnya berikut ini sampai habis, ya!

Cara Menentukan Hasil Penjumlahan Pecahan dalam Bentuk Paling Sederhana

Sebuah pecahan dikatakan sebagai bentuk paling sederhana bila bilangan penyebutnya (Angka yang digunakan untuk membagi suatu bilangan) sama serta lebih besar jumlahnya daripada pembilangnya. Sebagai contoh, hitunglah penjumlahan antara 2/5 + 4/5!

Nah, untuk menjawab pertanyaan di atas caranya cukup mudah karena penyebutnya sudah sama sehingga yang harus dijumlahkan hanyalah bagian pembilangnya saja, sementara penyebutnya tetap dengan angkat tersebut. Maka selanjutnya akan dihasilkan jumlah berikut.

2/5 + 4/5 = 6/6

Langkah-Langkah Menjumlahkan Pecahan dengan Penyebut Berbeda

Apabila Anda menghadapi penjumlahan pecahan dimana penyebutnya berbeda maka terlebih dahulu samakan angka penyebutnya. Ikuti langkah-langkah berikut untuk melakukannya!

  1. Sebagai contoh soal, hitung penjumlahan antara 4/5 dan 2/7!
  2. Carilah kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dari kedua penyebut yang berbeda tersebut. Selanjutnya, pilihlah KPK paling kecil. Bila menggunakan contoh di atas maka kelipatan angka 5 adalah  5, 10, 15, 20, 25, 30, dan 35, sedangkan angka 7 adalah 7, 14, 21, 28, dan 35. Sehingga diketahuilah bahwa angka 35 merupakan kelipatan terkecil dari kedua penyebut di atas.
  3. Kalikan seluruh bilangan pecahannya agar bagian penyebut bisa menjadi bilangan KPK yang sebelumnya sudah dihasilkan, yaitu 35. Untuk memperolehnya maka cobalah mengalikannya dengan angka 7 pada pecahan pertama dan 5 pada pecahan kedua. Penggunaan angka pengali yang berbeda ditujukan agar  hasil penyebut yang baru bisa sama atau ekuivalen. Masih dalam contoh sebelumnya, apabila dikalikan pecahannya akan menghasilkan bentuk bari seperti berikut.
  • 4/5 x 7 = 28/35
  • 2/7 x 5 = 10/35
  1. Setelah diperoleh pecahan baru dimana jumlahnya terlihat lebih besar daripada sebelumnya sekaligus penyebutnya sama, maka tahapan selanjutnya adalah jumlahkan kedua pembilangnya tanpa mengubah penyebutnya lagi. Berikut adalah hasil operasi penjumlahan pada contoh di atas.
  • 28/35 + 10/35 = 38/35
  1. Apabila hasilnya menunjukkan bilangan pembilangnya lebih besar daripada penyebutnya maka lakukanlah penyederhanaan agar menjadi pecahan campuran. Caranya adalah sebagai berikut.
  • Bagilah angka pembilang dengan penyebutnya sampai Anda mendapatkan bilangan bulat. Sesuai contoh di atas maka hasil pembagian dalam bentuk bulatnya 38/35 adalah 1.
  • Periksalah berapa sisa pembagiannya, lalu tempatkan angka sisa tersebut di atas penyebut. Hasil berdasarkan contoh soal adalah 1 3/35.
  • Apabila Anda mendapatkan kasus dimana penyebut dan pembilangnya masih bisa disederhanakan lagi, maka sederhanakanlah hingga mencapai bilangan terkecil.

Baca Juga : Cara Membuat Histogram di Excel

Demikian itu dia penjelasan terkait cara menentukan hasil penjumlahan pecahan yang bisa kami sampaikan. Sampai disini, apakah Anda sudah semakin paham?. Nah, agar tidak lupa alangkah baiknya setelah membaca artikel ini segera mempraktikkan perhitungannya. Teruslah berlatih agar Anda semakin jago mengoperasikan penjumlahan bilangan pecahan. Selamat mencoba!