Cara Menyimpan Data di Google Drive

Cara Menyimpan Data di Google Drive

nesteruk.org – Lebih dari sekadar program pengolah kata biasa, Google Drive dapat menyimpan perubahan pada suatu dokumen secara otomatis. Dalam melakukan penyimpanan atau menyalin dokumen pada drive google yang dibagikan, Anda wajib untuk mengklik tombol “Save“.

Cara Menyimpan Dokumen

  1. Izinkan Google Doc menyimpan Dokumen dengan Otomatis

Saat konten Google Doc Anda ubah, maka secara otomatis perubahan tersebut akan tersimpan di Drive milik Anda. Pada sebelah tab “Help” yang terdapat pada bagian atas layar, terdapat tulisan dengan warna abu-abu terang. 

Saat Anda mengetikkan sesuatu, maka akan muncul tulisan ”Saving….” pada teks tersebut. Dan setelah Anda berhenti mengetik makan akan muncul tulisan “All changes saved to Drive“.

2. Simpan Google Doc pada Komputer

Ketika Anda bekerja dengan memanfaatkan Google Doc, kemungkinan besar Anda harus mengekspor dokumen tersebut supaya dapat dibuka melalui program lain. Untuk itu Anda perlu melakukan klik pada tab “File” yang bisa Anda temukan di bagian atas layar. 

Arahkan mouse ke pilihan “Download as“, selanjutnya pilih jenis file yang Anda inginkan dari daftar. Selanjutnya kotak dialog akan muncul, dalam kotak ini Anda dapat mengubah nama file, selain itu Anda juga dapat menambahkan tagar pada dokumen tersebut, dan menetapkan lokasi untuk menyimpan berkas.

  1. Ekspor Berkas ke Ekstensi Lain

Terkadang, Anda mungkin perlu menyimpan atau mengekspor berkas Google dengan format yang berbeda. Anda dapat melakukannya dengan cara Pilih File kemudian pilih Download As. Pada menu yang ditampilkan pilih jenis ekstensinya. 

Kemudian setelah dokumen berhasil diekspor, maka apabila berkas tersebut mengalami perubahan, maka tidak disinkronkan dengan otomatis oleh drive. 

  1. Ekspor Dokumen ke Situs Milik Anda

Google juga dapat Anda gunakan untuk mempublikasikan dokumen pada situs web secara langsung. Untuk dokumen yang dipublikasikan bersifat tidak statis, namun masih bisa untuk Anda sunting. 

Saat dokumen ini mengalami perubahan, maka dengan otomatis perubahannya akan muncul pada situs website Anda. Dengan memilih File kemudian Publish to the Web, selanjutnya pilih Allow Live Changes to be Made to the Document dan Start Publishing maka Anda bisa melakukan ekspor dokumen melalui website yang Anda pilih.

  1. Cari Penyelesaian Masalah saat Anda tidak Dapat Save Dokumen

Jika drive tidak dapat melakukan penyimpanan dokumen, maka Anda akan memperoleh pemberitahuan seperti yang bertuliskan “Failed to save on google drive” atau yang berarti bawah dokumen atau file milik Anda gagal disimpan di drive Google. 

Kegagalan dalam menyimpan dokumen ini biasanya dikarena oleh jaringan internet yang terputus. Apabila masalah ini muncul, Anda dapat menyalin konten yang tersebut ke clipboard, selanjutnya lakukan muat ulang atau reload laman tersebut. Pilih select All apabila konten dalam berkas tersebut hilang, kemudian paste konten yang terdapat pada clipboard ke dalam dokumen.

Baca Juga : Login Whatsapp Web dengan Nomor HP

Dengan melakukan hal tersebut maka Anda tidak lagi merasa khawatir dokumen Anda akan hilang ketika laptop atau komputer Anda mengalami kerusakan. Sebab file yang disimpan dalam Google Drive dapat Anda buka di manapun dan kapanpun.